• Artikel
  • Topik Hukum
    • Perusahaan & Bisnis
    • Pertanahan & Properti
    • Keluarga
    • HAKI
    • Pidana
    • Perdata
  • Tentang Kami
Membaca Mengenali dan Mencegah Kejahatan Bisnis: Strategi untuk Melindungi Perusahaan Anda
Konsultasi
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Perusahaan
  • Keluarga
  • Pidana
  • Perdata
  • Pertanahan
Search
  • Blog
  • Tentang Kami
  • Kontak
Ikuti Kami
  • Konsultasi Hukum
  • Legal HeroBaru
  • Toko Hukum
  • Hukumku Bisnis
  • Gabung Jadi Mitra
Copyright © 2026 PT. Teknologi Legal Bersama
General

Mengenali dan Mencegah Kejahatan Bisnis: Strategi untuk Melindungi Perusahaan Anda

hukumku
By
Tim Penulis
Terakhir Diperbarui Juni 2, 2025
7 Menit Baca
Mengenali dan Mencegah Kejahatan Bisnis: Strategi untuk Melindungi Perusahaan Anda
Bagikan

Para pelaku usaha perlu mengetahui contoh kejahatan bisnis yang pernah terjadi beserta definisinya. Mengenali apa itu kejahatan bisnis dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kejahatan terkait, sebagai strategi untuk melindungi perusahaan Anda.

Apa yang dimaksud dengan kejahatan bisnis? Artikel ini menjelaskan tentang definisi kejahatan bisnis, contoh kejahatan bisnis di Indonesia, dampak negatif kejahatan, dan strategi pencegahan kejahatan bisnis.

Daftar Isi
  • Definisi Kejahatan Bisnis
  • Contoh Kejahatan Bisnis di Indonesia
  • Dampak Kejahatan Bisnis Terhadap Perusahaan
  • Strategi Pencegahan Kejahatan Bisnis
  • Kesimpulan

Definisi Kejahatan Bisnis

Menurut D Szabo (1977), kejahatan bisnis adalah segala pelanggaran yang bersifat sentral dalam suatu bisnis. Kejahatan tersebut bisa dilakukan secara perorangan, profesional bersama rekan bisnis, atau pemerintahan yang melanggar kewajiban.

Secara khusus kejahatan bisnis yang dapat terjadi di lingkungan perusahaan terdiri dari berbagai macam bentuk. Salah satunya korupsi pengadaan barang dan jasa yang berpotensi merugikan perusahaan, bisa dilakukan oleh individu atau kelompok di dalam badan usaha itu sendiri.

Bentuk berikutnya berupa penggelapan dana perusahaan, dilakukan dengan modus tertentu supaya dana bisa dimanfaatkan untuk kelompok atau individu. Pasal 372 KUHP membebankan hukuman paling lama empat tahun untuk kasus ini.

Adapun penggelapan yang dimaksud adalah “barangsiapa dengan sengaja memiliki dengan melawan hak sesuatu barang yang sama sekali atau sebagiannya termasuk kepunyaan orang lain dan barang itu ada dalam tangannya bukan karena kejahatan, dihukum karena penggelapan, dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun”.

Baca Juga

Sejarah Kasus Nominee di Indonesia: Dari Praktik “Pinjam Nama” hingga Sengketa Hukum
tahapan perjanjian internasional
The Difference Between Owning a Foreign Owned Limited Company PT PMA and Working for a Company as a Foreigner in Indonesia
Kerusakan atau Cacat Produk: Apa Tanggung Jawab Supermarket atau Pemilik Produk?

Selain itu, penipuan investasi yang dikenal dengan investasi bodong juga termasuk kejahatan bisnis. Mereka yang menipu khalayak dengan modus ini biasanya menawarkan keuntungan tinggi dengan nominal investasi terjangkau.

Penipuan sendiri diatur ketentuannya melalui Pasal 378 KUHP, bunyinya “bahwa setiap orang yang dengan sengaja menggunakan tipu muslihat untuk mengelabui orang lain dengan maksud untuk memperoleh sesuatu barang atau uang, dapat dihukum dengan pidana penjara”.

Contoh Kejahatan Bisnis di Indonesia

Kejahatan bisnis yang pernah terjadi di Indonesia cukup banyak, misalnya korupsi pengadaan barang dan jasa. Seperti dikutip Warta Kota Tribunnews, pernah ditetapkan sebagai tersangka dua direktur anak perusahaan swasta terkait korupsi pengadaan barang dan jasa pada Agustus 2023 silam.

Direktur dari dua perusahaan swasta tersebut diputuskan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Adapun uang kerugian yang dirasakan negara akibat ulah mereka berdua mencapai Rp200 miliar.

Belakangan ini pernah pula ditangkap dua wanita, berinisial NA (26) dan RM (28) di Indragiri Hilir, Riau, akibat kasus investasi bodong. Penipuan investasi di perusahaan bernama Admirable Five tersebut berjalan mulai tahun 2022.

Kerugian dari tindakan mereka mencapai Rp6,3 miliar, sebagaimana dikutip dari Detik Sumut. Menurut Kepala Kepolisian Resor setempat, mereka dapat dikenakan Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Adapun Kompas pernah mewartakan contoh kasus penggelapan uang perusahaan oleh pria berinisial MR di Kecamatan Satui, Kalimantan Selatan. Perusahaan melaporkan pria ini ke polisi pasca melakukan pemeriksaan (audit) keuangan.

Kerugian yang dicapai oleh perusahaan senilai Rp 231.725.712. Penulis mengungkapkan bahwa pria tersebut akan terkena Pasal 372 KUHP atau Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang penggelapan.

Dampak Kejahatan Bisnis Terhadap Perusahaan

Berbagai contoh kejahatan bisnis bisa memberikan dampak negatif terhadap perusahaan. Pertama-tama dapat menyebabkan pengaruh buruk terhadap operasional perusahaan.

Sebut misalnya ada individu atau kelompok tertentu di dalam perusahaan yang sengaja menggelapkan dana operasional. Perjalanan perusahaan dengan dana yang sudah direncanakan sejak awal sudah pasti mengalami gangguan.

Hal ini juga berlaku terhadap kesehatan finansial perusahaan. Kebutuhan beserta dana yang sudah dipersiapkan akan menjadi tidak selaras lantaran ada orang yang salah mengalirkan dana, perusahaan pun terpengaruh kondisi keuangannya.

Bukan hanya itu, dampak kejahatan bisnis terhadap perusahaan juga bisa meranah ke bagian reputasi badan usahanya. Sebut misalnya kasus dibawa ke pengadilan, nama perusahaan yang sebelumnya tidak diketahui publik jadi terdengar.

Terlebih lagi jika kasus kejahatan bisnis tersebut memang dilakukan oleh perusahaan terkait. Investasi bodong misalnya, orang-orang tentunya akan menanggapi kasus ini secara negatif.

Strategi Pencegahan Kejahatan Bisnis

Bagaimana cara mencegah kejahatan bisnis di dalam perusahaan? Langkah-langkah dan strategi untuk menghindari kasus tersebut secara garis besar fokus ke bagian sektor keuangan beserta pelatihan etika pegawai masing-masing.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa diterapkan sebagai strategi pencegahan kejahatan bisnis.

1. Audit Internal yang Kuat

Definisi audit internal adalah kegiatan penilaian independen suatu perusahaan atau organisasi dalam rangka menguji serta mengevaluasi kegiatan. Sistem uji dan evaluasi kerja ini harus diselenggarakan secara kuat.

Berbagai hal yang terjadi, baik negatif maupun positif, wajib disampaikan secara objektif melalui audit internal. Dengan analisis yang kuat terhadap audit internal, perusahaan bisa mendapatkan gambaran rinci perkembangannya.

Perkembangan itu termasuk pula bagian keuangan maupun pengaliran dananya. Dengan prinsip tanggung jawab, pegawai yang bertugas membidangi posisi tertentu bisa menyampaikan data keseluruhan pengeluarannya.

2. Penerapan Etika Kerja yang Ketat

Terdapat banyak sekali etika kerja yang bisa diterapkan sebagai strategi pencegahan kejahatan bisnis. Sebut misalnya etika profesionalisme, bertanggung jawab, peduli dengan sesama, hingga antusias terhadap pekerjaan masing-masing.

Penerapan etika kerja yang ketat bisa membuat mereka mengetahui posisi masing-masing beserta tanggung jawabnya sebagai pegawai. Konsekuensi atas pelanggaran etika sekiranya perlu juga diberlakukan agar tidak dilanggar.

3. Pelatihan Anti-Fraud kepada Karyawan

Berbeda dari etika, pelatihan anti-fraud juga bisa dijalankan untuk mencegah kejahatan bisnis di sebuah perusahaan. Anti-fraud sendiri berarti kegiatan menyimpang yang dilakukan dengan menipu, mengelabui, memanipulasi, dan sebagainya.

Pelatihan para karyawan untuk mengetahui anti-fraud bisa memberikan mereka bekal tindakan yang baik dan tidak baik untuk dilakukan. Selain itu, mereka juga bisa memperoleh gambaran anti-fraud agar tidak mudah tertipu rekan maupun orang lain.

Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan di atas, kejahatan bisnis dalam perusahaan bisa dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Beberapa contoh kasus yang pernah terjadi di Indonesia meliputi penggelapan, korupsi pengadaan barang dan jasa, serta penipuan investasi.

Sejumlah kasus yang terjadi dalam ketiga kasus di atas dapat dikenakan Pasal 372 KUHP (penggelapan dan korupsi pengadaan barang-jasa) dan Pasal 378 KUHP (penipuan). Oleh sebab itu, pelanggar bisa terkena sanksi-sanksi tertentu sesuai aturan yang berlaku.

Adapun strategi yang perlu dilakukan untuk mencegah kejahatan bisnis adalah menjalankan audit internal yang ketat. Selain itu diterapkan pula strategi dengan penerapan etika kerja yang kuat dan pelatihan terkait anti-fraud.

TAGGED:Hukum Bisnis
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
LinkedInFollow
Artikel Terbaru
Penagihan utang antar perusahaan
Prosedur Penagihan Utang Antar Perusahaan Menurut Hukum Indonesia
Maret 27, 2026
PMK 8 Tahun 2026
PMK 8 Tahun 2026 Resmi Berlaku: Ini Ketentuan Baru Pelaporan Data Pajak di Indonesia
Maret 27, 2026
Dasar hukum tahanan rumah
Tahanan Rumah dalam Hukum Indonesia: Syarat, Dasar Hukum, dan Aturannya
Maret 26, 2026
Tampilkan Lebih

Artikel Terkait

merek dagang sebagai jaminan
General

Merek Dagang sebagai Jaminan: Dasar Hukum, Skema Pengikatan, dan Risiko Hukumnya di Indonesia

7 Menit Baca
Tarif Baru Perjanjian Dagang Resiprokal antara Indonesia dan AS: Apa Implikasinya Secara Hukum?
Generalnews

Tarif Baru Perjanjian Dagang Resiprokal antara Indonesia dan AS: Apa Implikasinya Secara Hukum?

5 Menit Baca
pendirian pt pma
General

Pendirian PT PMA di Indonesia dan Mekanisme Perubahan KBLI

34 Menit Baca
undang-undang pasar modal no 8 tahun 1995
General

Manipulasi Harga Saham, Insider Trading, dan Perlindungan Investor dalam Hukum Pasar Modal Indonesia

6 Menit Baca

Langganan Artikel Terbaru

Dapatkan informasi seputar hukum terkini langsung dari genggaman Anda.

Alamat:
The Kuningan Place IMO 1&2
Jl. Kuningan Utama Lot 15.
Jakarta Selatan, 12960.

Kontak:
+62 831-8797-0175
hello@hukumku.id

Topik Populer

  • Hukum Keluarga
  • Hukum Ketenagakerjaan
  • Hukum Bisnis
  • Hukum Perusahaan
  • Hukum Agraria

Produk

  • Konsultasi Hukum
  • Legal HeroBaru
  • Toko Hukum
  • Hukumku Bisnis
  • Gabung Jadi Mitra

Punya masalah hukum?

Ceritakan permasalahan hukum Anda bersama kami.
Hubungi Kami

Hukumku adalah platform konsultasi hukum online terpercaya yang menghubungkan pengguna dengan mitra advokat profesional di seluruh Indonesia. Dapatkan solusi hukum cepat dan praktis, mulai dari konsultasi via chat, pembuatan dokumen, hingga pendampingan sengketa untuk individu maupun bisnis.

© 2025 PT. Teknologi Legal Bersama

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Hukumku adalah platform konsultasi hukum online terpercaya yang menghubungkan pengguna dengan mitra advokat profesional di seluruh Indonesia. Dapatkan solusi hukum cepat dan praktis, mulai dari konsultasi via chat, pembuatan dokumen, hingga pendampingan sengketa untuk individu maupun bisnis.

© 2025 PT. Teknologi Legal Bersama

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
hukumku

Hukumku

Tim Hukumku

Hukumku

Halo, Ceritakan kebutuhan hukum Anda bersama kami.

Powered by Elementor

Chat Sekarang
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?